Pak Lurah punya hobi memelihara burung
ada bermacam-macam jenisnya.
Pada suatu pagi, tiba-tiba burungnya hilang semua.
Pada suatu pagi, tiba-tiba burungnya hilang semua.
Merasa ulah si maling udah keterlaluan, si Pak Lurah berencana untuk
membawa masalah ini di pertemuan warga.
membawa masalah ini di pertemuan warga.
Sekitar 200
yang warga hadir di pertemuan tersebut.
Setelah berbicara panjang lebar soal moral.
Si Pak Lurah bertanya:
Siapa yg punya burung??! Seluruh laki-laki yang hadir segera berdiri.
Menyadari kesalahannya dalam cara bertanya.
Siapa yg punya burung??! Seluruh laki-laki yang hadir segera berdiri.
Menyadari kesalahannya dalam cara bertanya.
Pak
Lurah buru-buru berkata: "Bukan itu maksud saya.?
Maksud saya adalah, siapa yg pernah lihat burung??!
Maksud saya adalah, siapa yg pernah lihat burung??!
Seluruh warga wanita berdiri. "Wah, gawat", pikir si
Pak Lurah.
Dengan muka merah dia berkata: "Maksud
saya siapa
yang pernah lihat burung bukan miliknya?!
Separuh wanita berdiri.
Muka Pak Lurah makin merah, dan juga makin gugup,
segera berkata lagi:
"Maaf sekali lagi, bukan ke arah situ pertanyaan saya,
yang pernah lihat burung bukan miliknya?!
Separuh wanita berdiri.
Muka Pak Lurah makin merah, dan juga makin gugup,
segera berkata lagi:
"Maaf sekali lagi, bukan ke arah situ pertanyaan saya,
maksud saya adalah, siapa yang pernah lihat burung saya??
Segera 5 wanita berdiri...
Pak Lurah
langsung lari.. pontang panting...
Ibu Lurah mengejar... membawa sapu lidi
Ibu Lurah mengejar... membawa sapu lidi
wkwkwkwk.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar